Psikologi Eksperimen

Psikologi Eksperimen adalah ilmu jiwa yang berdasarkan atas eksperimen atau penelitian-penelitian. 
Bilamana seseorang menghadapi suatu hal yang menarik perhatiannya, dan juga ia ingin membuktikan tentang kebenaran daripada apa yang ia lihat maka ia harus melakukan suatu eksperimen. Karena pada dasarnya ia akan mencari fakta mengenai apa yang ia lihat tersebut.  

Pelopor utama dalam Psikologi Eksperimen ini adalah Wundt. Dasar pendidikan yang ia miliki adalah biologi dan kedokteran, ia meyakini bahwa gejala-gejala psikis mempunyai sifat yang khas yang harus diselidiki pula. Maka pada tahun 1879 ia mendirikan laboratorium pertama yang menjadi pusat penelitian Psikologi secara eksperimental. Di Leipzig ketika itu, ia menyesuaikan diri dengan metode ilmu alam, ia mengatakan bahwa eksperimen itu penting dalam Psikologi.

Psikologi eksperimen ini pada awalnya didasarkan pada eksperimen-eksperimen yang dilakukan ahli-ahli ilmu alam dan fisiologi pada permulaan abad 19 antara tahun 1800-1850. Pada tahun ini banyak sekali penemuan-penemuan penting, yang pada awalnya lebih dikenal sebagai sejarah fisiologi daripada sejarah psikologi.
  1. The sensory and motor nerves.
Berbicara mengenai syaraf sensoris dan motoris yang ada pada manusia secara umum.
  1. Spesifik nerve energies.
Membicarakan kekhasan  yang ada pada sistem syaraf. Tokoh-tokohnya  adalah Johannes Muller (1826), ia menemukan kekuatan khusus dari indra. Tokoh lain yaitu Thomas Young (1801), mengenai penglihatan warna. Helmholz (1840) menemui kecepatan rangsang melalui indra syaraf .
  1. Sensation.

Dalam hal ini yang dibicarakan adalah mengenai visual. Tokohnya adalah Goethe (1810), Purkinye (1825) yang dibahas dalam hal ini mengenai berlangsungnya rangsang dari perifer ke pusat. 
Comments
0 Comments

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.