Minta Diantar Suami, Ternyata Mau Selingkuh di Hotel

ilustrasi


Ekspresif, Lampung -- Perhatian bagi para suami yang sering mengantar istrinya. Kalau mengantar istri ke suatu tujuan, harus benar-benar sampai ke tempat yang dituju, dan memstikan bahwa istrinya benar-benar ada keperluan ke tempat tersebut. Jangan sampai diturunkan di tengah jalan, dan membiarkan istri sendirian naik angkutan.


Seperti yang dialami pasangan suami-istri di Lampung.  Sebut saja namanya Mun. Mun adalah seorang ibu yang tidak muda lagi. Usianya sudah 38 tahun. Pada suatu hari, Mun minta diantar naik sepeda motor oleh suaminya ke persimpangan jalan. Mun mengatakan bahwa ia ada keperluan yang sangat penting. Selanjutnya, Mun naik angkutan umum, dan  menuju ke Hotel Marisa, yang terletak di Kelurahan Pringsewu Timur, Kecamatan Pringsewu.


Mun  ternyata sudah ditunggu di kamar hotel oleh  lelaki lain berinisial KM. Mun dan lelaki tersebut  selanjutnya melepas rindu terlarangnya di kamar hotel. Kejadian itu berlangsung pada hari Rabu (3/12/2014), sebagaimana dilaporkan oleh tribunnews.com.

Namun, naas bagi Mun, ketika sedang asyik menapaki kenikmatan terlarang itu, keduanya digerebek polisi. KM yang tengah asyik menggarap tubuh istri orang itu, akhirnya harus mengubur syahwatnya saat polisi menggerebek kamar hotel no. 2013.  Kepala Kepolisian Sektor Pringsewu, Kompol Sukandar mengatakan bahwa pasangan selingkuh ini didapati sedang memadu kasih di dalam kamar hotel nomor 202.
Pada saat pintu kamar dibuka paksa, Mun dan KM didapati hanya mengenakan  piama dan diketahui sudah tidak mengenakan pakaian dalam. Keduanya digelandang ke Markas Kepolisian Sektor Pringsewu untuk menjalani pemeriksaan.

Sebagaimana diketahui berdasar hasil pemeriksaan, Mun  adalah warga Parerejo, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung. Sementara itu,  pria idaman lain (PIL), yang ditemui oleh Mun adalah KM (40), warga Kelurahan Jembatan Lima, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat.
Comments
0 Comments

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.